Update Harga Pangan Hari Ini: Daging, Telur, Bawang, dan Gula Alami Penurunan

Harga pangan pada Rabu, 14 Oktober 2026, bergerak bervariasi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, sejumlah komoditas mengalami penurunan, termasuk daging sapi, daging ayam, telur, bawang, minyak goreng curah, dan gula pasir lokal.

Harga daging sapi kualitas 1 tercatat Rp139.600 per kilogram (kg), sedangkan kualitas 2 sebesar Rp128.750 per kg. Daging ayam ras segar turun dari Rp47.950 menjadi Rp47.150 per kg, sementara telur ayam ras segar turun dari Rp32.700 menjadi Rp31.950 per kg.

Pada komoditas cabai, harga cabai rawit merah turun menjadi Rp104.500 per kg dan cabai merah keriting menjadi Rp101.050 per kg. Sebaliknya, cabai rawit hijau naik menjadi Rp68.950 per kg, sedangkan cabai merah besar meningkat menjadi Rp95.750 per kg.

Harga bawang merah turun menjadi Rp37.450 per kg dan bawang putih menjadi Rp38.900 per kg. Minyak goreng curah juga turun menjadi Rp20.000 per kg, sementara gula pasir lokal berada di angka Rp18.800 per kg.

Untuk komoditas lainnya, minyak goreng kemasan bermerek 1 tercatat Rp24.900 per kg dan bermerek 2 sebesar Rp22.600 per kg. Adapun gula pasir premium dijual Rp21.900 per kg.

Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa penurunan terjadi pada sejumlah bahan pangan, tetapi beberapa jenis cabai masih mengalami kenaikan. Harga dapat berbeda menurut wilayah dan kondisi pasar setempat.

  • Related Posts

    Indonesia Tak Lagi Impor Alumina, Hilirisasi Bauksit Hemat Devisa hingga Rp9 Triliun

    Indonesia berpotensi menghemat devisa sebesar Rp7 triliun hingga Rp9 triliun per tahun melalui hilirisasi bauksit. Penghematan ini diperoleh karena kebutuhan alumina untuk produksi aluminium dapat dipenuhi dari pasokan dalam negeri…

    Ekspor Tenun Ikat Indonesia Naik 150%, Ulos Didorong Tembus Pasar Global

    Ekspor tenun ikat Indonesia mencapai US$34 ribu pada semester I 2026, meningkat 150 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$13,6 ribu. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pengembangan kain ulos…