Cadangan Beras Pemerintah 2026 Ditargetkan 4 Juta Ton untuk Stabilitas Pangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah menargetkan cadangan beras pemerintah (CBP) pada 2026 sebesar 4 juta ton, naik dari sebelumnya 3 juta ton. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta mempercepat distribusi bantuan pangan bagi masyarakat.

Zulhas menekankan peran Perum Bulog sebagai penopang utama stabilisasi pangan nasional yang efektif, adil, dan berkelanjutan. Bulog bertugas menjaga harga gabah di tingkat petani melalui serapan hasil panen yang konsisten, terbukti dengan harga gabah saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram.

Realisasi pengadaan beras dalam negeri oleh Bulog sepanjang 2025 mencapai 3,435 juta ton, melampaui 114,5 persen dari target 3 juta ton, tanpa tambahan impor beras. Dengan cadangan beras pemerintah 4 juta ton, pemerintah optimistis Bulog memiliki ruang lebih besar untuk menstabilkan pasokan, menjaga harga, serta melindungi kepentingan petani dan konsumen secara berkelanjutan.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Harga Minyak Tergelincir, Pasar Pantau Gencatan Senjata dan Pertemuan AS-China

    Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Rabu (13/5/2026) di tengah perhatian investor terhadap kondisi geopolitik Timur Tengah dan agenda pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi…

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Stabil, Antam Turun

    Harga emas di Pegadaian pada Kamis pagi menunjukkan pergerakan beragam. Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS dan Galeri24 tercatat stabil, sementara emas Antam mengalami penurunan dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.…