Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah menargetkan cadangan beras pemerintah (CBP) pada 2026 sebesar 4 juta ton, naik dari sebelumnya 3 juta ton. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta mempercepat distribusi bantuan pangan bagi masyarakat.
Zulhas menekankan peran Perum Bulog sebagai penopang utama stabilisasi pangan nasional yang efektif, adil, dan berkelanjutan. Bulog bertugas menjaga harga gabah di tingkat petani melalui serapan hasil panen yang konsisten, terbukti dengan harga gabah saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram.
Realisasi pengadaan beras dalam negeri oleh Bulog sepanjang 2025 mencapai 3,435 juta ton, melampaui 114,5 persen dari target 3 juta ton, tanpa tambahan impor beras. Dengan cadangan beras pemerintah 4 juta ton, pemerintah optimistis Bulog memiliki ruang lebih besar untuk menstabilkan pasokan, menjaga harga, serta melindungi kepentingan petani dan konsumen secara berkelanjutan.
Dikutip dari antaranews.com








