Harga Minyak Dunia Turun, Brent Rp60,7/Barel di Tengah Pasokan Melimpah 2026

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Selasa (Rabu waktu Jakarta), di tengah ekspektasi pasokan global yang melimpah pada 2026. Harga minyak Brent turun 1,72% menjadi USD 60,70 per barel, sementara WTI AS turun 2,04% ke USD 57,13 per barel. Penurunan ini terjadi meski AS menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang menimbulkan ketidakpastian produksi minyak negara tersebut.

Analis menilai pasokan minyak global tetap cukup, dan produksi Venezuela kemungkinan hanya meningkat secara bertahap dengan adanya stabilitas politik dan investasi asing. Selain itu, gangguan pasokan lain, seperti berkurangnya pengiriman minyak Rusia ke India, dipantau pasar, namun dampaknya terhadap harga global masih terbatas.

Di dalam negeri, para pakar menilai konflik Venezuela tidak akan berdampak signifikan terhadap harga minyak maupun energi Indonesia. Dengan produksi Venezuela hanya sekitar 800 ribu barel per hari dibandingkan total produksi global mendekati 100 juta bopd, pengaruhnya terhadap keseimbangan pasar dunia relatif kecil.

Meski demikian, Indonesia tetap diminta berhati-hati menjaga iklim investasi sektor migas, karena harga minyak yang terlalu tinggi atau rendah dapat memengaruhi ekonomi dan penerimaan negara.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    Harga Minyak Tergelincir, Pasar Pantau Gencatan Senjata dan Pertemuan AS-China

    Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Rabu (13/5/2026) di tengah perhatian investor terhadap kondisi geopolitik Timur Tengah dan agenda pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi…

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Stabil, Antam Turun

    Harga emas di Pegadaian pada Kamis pagi menunjukkan pergerakan beragam. Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS dan Galeri24 tercatat stabil, sementara emas Antam mengalami penurunan dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.…