Salmon dan ayam dikenal sebagai sumber protein hewani rendah lemak yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan jantung. Meski sama-sama bernutrisi, keduanya memiliki kandungan gizi yang berbeda dan dapat memberikan manfaat yang saling melengkapi dalam pola makan seimbang.
Salmon unggul sebagai sumber asam lemak omega-3, khususnya EPA dan DHA, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, fungsi otak, dan penglihatan. Dalam satu porsi salmon, kandungan omega-3 dapat membantu memenuhi kebutuhan harian lemak sehat. Asosiasi Jantung Amerika juga merekomendasikan konsumsi ikan berlemak seperti salmon dua kali per minggu untuk mendukung kesehatan jantung.
Selain itu, salmon mengandung selenium, vitamin D, antioksidan, serta vitamin B12 yang lebih tinggi dibandingkan ayam. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, fungsi saraf, serta pembentukan sel darah merah.
Sementara itu, ayam—khususnya dada ayam tanpa kulit—mengandung protein lebih tinggi dengan lemak total dan lemak jenuh yang lebih rendah. Kandungan ini bermanfaat untuk menjaga kadar kolesterol LDL tetap terkendali, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Namun, bagian ayam yang lebih gelap seperti paha memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi.
Baik salmon maupun ayam sama-sama mengandung kolin dan vitamin B yang penting bagi metabolisme dan fungsi otak. Ayam lebih kaya niasin dan vitamin B6, sementara salmon unggul dalam vitamin B12. Dengan demikian, keduanya dapat menjadi pilihan protein sehat yang saling melengkapi untuk mendukung kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.
Sumber antaranews.com








