BOPPJ: Giant Sea Wall Jawa Akan Gunakan Teknologi Tanggul Laut Belanda

Jakarta – Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) menyiapkan pembangunan Giant Sea Wall sepanjang 535 kilometer di Pantai Utara Jawa. Proyek ini masih dalam tahap penyusunan rencana induk lintas kementerian dan pemerintah daerah, sebelum masuk tahap konstruksi.

Kepala BOPPJ Didit Herdiawan menjelaskan desain yang ada saat ini masih general design, sementara detail engineering design sedang disusun. Penyusunan rencana dilakukan bersama tenaga ahli dan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan tertib dan dapat disesuaikan tanpa mengganggu konstruksi di masa depan.

Giant Sea Wall dibangun untuk mengantisipasi penurunan muka tanah, intrusi air laut, dan penggunaan air tanah berlebih yang mengancam permukiman, industri, pelabuhan, serta jaringan logistik nasional. Sekitar 27 persen penduduk Pulau Jawa tinggal di kawasan Pantura, jalur utama distribusi barang dan jasa.

Biaya proyek diperkirakan 80–100 miliar dolar AS, dengan skema pendanaan melalui APBN, investasi swasta, dan kerja sama investor. Konsep lepas pantai dipilih karena tanggul konvensional tidak lagi efektif menahan rob, dengan posisi tanggul laut sekitar enam kilometer dari garis pantai.

Proyek mencakup survei tanah, batimetri, pemodelan arus laut, dan adopsi teknologi tanggul laut Belanda. Pembangunan akan berlangsung simultan di Teluk Jakarta dan pesisir Jawa Tengah, dengan Kendal, Semarang, dan Demak menjadi prioritas. Selain itu, waduk retensi akan disiapkan untuk mengurangi penggunaan air tanah.

“Kita ingin cepat, tetapi tidak boleh gegabah. Rencana program harus selesai dulu sebelum pembangunan dimulai,” ujar Didit, menekankan pentingnya kesiapan perencanaan sebelum konstruksi.

Sumber RRI.co.id

  • Related Posts

    Dana Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan Cair Bertahap Oktober-November 2026

    Jakarta – Pemerintah menyiapkan tambahan dana APBN sebesar Rp20 triliun untuk memperkuat kondisi keuangan BPJS Kesehatan. Dana tersebut akan dicairkan dalam dua tahap, masing-masing Rp10 triliun pada Oktober dan November…

    Keuangan BPJS Kesehatan 2027 Jadi Bahasan Rapat Prabowo Bersama Sejumlah Menteri

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, khususnya untuk…