Yogyakarta – PT Jasa Raharja terus berupaya meningkatkan ketertiban administrasi kendaraan melalui tindak lanjut data GASPOLL Samsat Kodya dengan kegiatan SIGAP Instansi ke PT Loji Surya Aditama pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Jalan Suryotomo Nomor 29, Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan untuk mengonfirmasi status kendaraan yang tercatat dalam administrasi perusahaan sekaligus memperoleh informasi terbaru sebagai dasar tindak lanjut data kendaraan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Vera Riezqi selaku Penanggung Jawab (PJ) Samsat Kodya. Berdasarkan hasil konfirmasi dengan pihak perusahaan, diketahui bahwa satu kendaraan yang tercatat dalam data administrasi telah dijual. Informasi tersebut menjadi bahan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan kesesuaian data kendaraan dengan kondisi sebenarnya serta menentukan langkah administrasi yang perlu dilakukan sesuai ketentuan.
Vera Riezqi menyampaikan bahwa kunjungan langsung melalui SIGAP Instansi membantu petugas memperoleh kejelasan mengenai status kendaraan yang masuk dalam daftar tindak lanjut GASPOLL. “Dari hasil kunjungan ke PT Loji Surya Aditama, kami mendapatkan konfirmasi bahwa satu kendaraan yang tercatat dalam administrasi perusahaan telah dijual. Informasi ini penting bagi kami untuk mengetahui perkembangan status kendaraan sekaligus menjadi dasar dalam melakukan tindak lanjut administrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa informasi mengenai perubahan status kendaraan perlu disampaikan dan dikonfirmasi agar data yang dimiliki Samsat tetap akurat. “Kami berharap pihak perusahaan dapat menyampaikan setiap perubahan kepemilikan maupun status kendaraan kepada Samsat. Dengan demikian, data kendaraan dapat diperbarui sesuai kondisi terkini dan proses administrasi selanjutnya dapat dilakukan dengan lebih tepat,” tambahnya.
Melalui kegiatan SIGAP Instansi, PT Jasa Raharja terus mendorong koordinasi dengan perusahaan dan instansi terkait dalam menindaklanjuti data kendaraan yang memerlukan konfirmasi. “Kami akan terus melakukan kunjungan dan komunikasi dengan para mitra untuk memastikan informasi kendaraan yang tercatat dapat diklarifikasi dengan baik. Harapannya, upaya ini dapat mendukung tertib administrasi serta meningkatkan kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban sesuai ketentuan,” tutup Vera Riezqi.







