Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu, Jawa Tengah, terus menjadi perhatian setelah luas area terdampak di wilayah Kabupaten Karanganyar dilaporkan mencapai sekitar 490 hektare hingga Selasa (20/10/2026). Kondisi tersebut membuat tiga jalur pendakian, yakni Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, dan Candi Cetho, masih ditutup demi keselamatan pendaki.
Penutupan jalur telah diberlakukan sejak 14 September 2026, menyusul munculnya titik api di kawasan hutan Gunung Lawu. Admin Gunung Lawu, Titin, membenarkan bahwa hingga Rabu (21/10/2026), jalur pendakian belum dibuka kembali.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebelumnya melaporkan luas kebakaran sekitar 230 hektare. Adapun data sementara di wilayah Karanganyar menyebutkan luas terdampak mencapai sekitar 490 hektare. Perbedaan angka tersebut diduga berkaitan dengan cakupan pendataan masing-masing wilayah.
Petugas gabungan bersama pemerintah daerah terus melakukan upaya pemadaman. Namun, medan yang sulit dijangkau, angin kencang, dan vegetasi kering menjadi kendala dalam penanganan kebakaran.
Calon pendaki diimbau memantau informasi resmi dari pengelola sebelum merencanakan perjalanan serta tidak memaksakan pendakian selama jalur masih ditutup. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko keselamatan di tengah kondisi karhutla yang belum sepenuhnya terkendali.





