Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (10/6) pagi. Mata uang Garuda tercatat menguat 158 poin atau 0,88 persen menjadi Rp17.900 per dolar AS.
Penguatan tersebut terjadi setelah rupiah pada perdagangan sebelumnya ditutup di level Rp18.058 per dolar AS. Pergerakan positif ini menunjukkan adanya peningkatan sentimen terhadap mata uang domestik di tengah dinamika pasar keuangan global.
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati sejumlah faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar, termasuk arah kebijakan suku bunga global, perkembangan ekonomi Amerika Serikat, serta kondisi pasar keuangan internasional.
Penguatan rupiah pada awal perdagangan menjadi sinyal positif bagi stabilitas pasar keuangan domestik, meskipun volatilitas masih berpotensi terjadi seiring perubahan sentimen investor global.
Dikutip dari antaranews.com





