Saraswati Fellowship Tingkatkan Kepemimpinan Perempuan, Kata Retno Marsudi

Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menilai Program Saraswati Fellowship berperan penting dalam menyiapkan calon pemimpin perempuan masa depan. Menurutnya, meski kesenjangan gender di pendidikan dan kesehatan hampir tertutup, perbedaan masih signifikan di bidang partisipasi ekonomi dan pemberdayaan politik.

Retno menekankan bahwa kehadiran perempuan dalam posisi strategis akan menghasilkan kebijakan lebih inklusif dan berdampak luas. “Tanpa leadership perempuan dalam pengambilan keputusan, keputusan yang dihasilkan tidak akan optimal untuk bangsa,” ujarnya.

Saraswati Fellowship baru-baru ini mewisuda 30 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia setelah mengikuti pembimbingan intensif selama tiga bulan. Program ini menargetkan mahasiswi tingkat akhir dan profesional mid-career, membekali mereka dengan keterampilan teknis, soft skills, dan pendampingan mentor berpengalaman agar siap menembus posisi kepemimpinan tertinggi.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, inisiator program, menegaskan bahwa tujuan utama Fellowship adalah memperkuat kapasitas dan keberanian perempuan Indonesia untuk mengambil keputusan strategis, sekaligus menyiapkan generasi pemimpin yang tangguh dan visioner.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Dana Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan Cair Bertahap Oktober-November 2026

    Jakarta – Pemerintah menyiapkan tambahan dana APBN sebesar Rp20 triliun untuk memperkuat kondisi keuangan BPJS Kesehatan. Dana tersebut akan dicairkan dalam dua tahap, masing-masing Rp10 triliun pada Oktober dan November…

    Keuangan BPJS Kesehatan 2027 Jadi Bahasan Rapat Prabowo Bersama Sejumlah Menteri

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, khususnya untuk…