Bantul – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta melalui Samsat Bantul melaksanakan kegiatan SIGAP Instansi ke Kantor PT Herona Ekspres Kabupaten Bantul pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor PT Herona Ekspres Kabupaten Bantul dan merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja dalam melakukan pendataan, pembinaan, serta peningkatan kesadaran perusahaan terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Kegiatan dilaksanakan oleh Hendratno Bagus selaku Penanggung Jawab Samsat Bantul dengan melakukan koordinasi bersama Doddy selaku Pimpinan PT Herona Ekspres Kabupaten Bantul. Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan verifikasi dan pembaruan data kendaraan yang masih dimiliki maupun kendaraan yang sudah tidak digunakan atau telah mengalami perubahan status kepemilikan. Data hasil pendataan selanjutnya akan dilakukan pemutakhiran melalui aplikasi Ceri Jasa Raharja guna mendukung akurasi dan validitas data kendaraan bermotor.
Berdasarkan hasil kegiatan kunjungan, diperoleh data sebanyak 2 unit kendaraan milik PT Herona Ekspres yang masih memiliki kewajiban pembayaran dan saat ini dalam proses pengajuan lelang. Petugas memberikan edukasi serta menyampaikan imbauan agar perusahaan segera melakukan tindak lanjut terkait status kendaraan tersebut, termasuk melaporkan kepada Samsat Bantul apabila kendaraan telah memasuki proses pelelangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan SIGAP Instansi ini, PT Jasa Raharja bersama Samsat Bantul terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi dengan wajib pajak, khususnya perusahaan yang memiliki kendaraan operasional. Kegiatan pendataan dan pembinaan secara langsung diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ, sekaligus mendukung peningkatan collection rate Kanwil D.I. Yogyakarta.
PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan proaktif melalui program SIGAP sebagai bentuk pelayanan dan pendekatan kepada masyarakat maupun mitra instansi. Dengan adanya koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta tertib administrasi kendaraan bermotor serta optimalisasi pemenuhan kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ demi mendukung pelayanan perlindungan dasar kepada masyarakat.
Penanggung Jawab Samsat Bantul, Hendratno Bagus menyampaikan bahwa kegiatan SIGAP Instansi ke PT Herona Ekspres Kabupaten Bantul merupakan bentuk upaya proaktif Jasa Raharja dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan langsung kepada perusahaan pemilik kendaraan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor, khususnya dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Lebih lanjut, Hendratno menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan SIGAP Instansi tersebut, petugas melakukan pendataan dan verifikasi terhadap kendaraan milik PT Herona Ekspres Kabupaten Bantul, baik terkait kendaraan yang masih dimiliki maupun status kendaraan yang sudah tidak digunakan. Berdasarkan hasil pendataan, ditemukan sebanyak 2 unit kendaraan yang masih memiliki kewajiban dan saat ini sedang dalam proses pengajuan lelang. Pihaknya telah memberikan arahan kepada perusahaan agar segera melakukan tindak lanjut administrasi, termasuk menyampaikan informasi kepada Samsat Bantul apabila proses lelang telah selesai sesuai ketentuan yang berlaku.
Hendratno Bagus berharap melalui kegiatan SIGAP Instansi ini dapat semakin meningkatkan kesadaran perusahaan dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Menurutnya, sinergi antara Jasa Raharja, Samsat Bantul, dan wajib pajak perlu terus diperkuat guna menciptakan budaya tertib administrasi serta mendukung peningkatan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan pendataan dan pembinaan secara langsung merupakan langkah nyata dalam mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan collection rate Kanwil D.I. Yogyakarta.





