Seekor gajah liar masuk ke kawasan permukiman Desa Tuwie Peuriya, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, dan merusak dapur rumah milik M Ilyas (63), pada Kamis (5/11/2026). Peristiwa tersebut menambah keresahan masyarakat karena gajah itu kerap terlihat berkeliaran di sekitar perkampungan.
Penjabat (Pj) Keuchik Tuwie Peuriya, Musliadi, mengatakan rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang sakit dan tinggal sementara di rumah anaknya di Suak Awe. Selain merusak rumah, gajah liar itu sebelumnya juga dilaporkan merusak sejumlah tanaman milik warga.
Menurut Musliadi, gajah tersebut sudah sering memasuki wilayah permukiman dan sulit dihalau meskipun masyarakat telah berupaya mengusirnya. Warga pun berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera mengambil tindakan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut serta menghindari potensi jatuhnya korban.
Kepala BKSDA Aceh Jaya, Supriadi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai keberadaan gajah liar tersebut. Ia menyebut petugas sebelumnya sudah turun ke lokasi untuk melakukan penghalauan, tetapi upaya secara manual belum berhasil.
Sebagai tindak lanjut, BKSDA Aceh Jaya telah berkoordinasi dengan BKSDA Aceh tingkat provinsi untuk meminta bantuan gajah jinak guna menghalau gajah liar tersebut agar kembali ke habitatnya.







